Lebih Baik Tidak Untung atau Tidak Rugi?
Lebih Baik Tidak Untung atau Tidak Rugi?
Lebih baik mana? kita tidak untung atau kita tidak rugi. Pilihan ini sering kita dapatkan ketika berinvestas di saham. Jawabannya adalah jelas TIDAK RUGI. Warren Buffet pernah bilang "the first role in invesment is don't lose, and the second role in invesment is don't forget the first role"
Kita semua tau bahwa intinya kalau kita tidak menjual saham kita yang harganya sedang turun, kita belum rugi. Begitipun juga kita belum bisa dibilang untung jika kita tidak menjual saham kita yang harganya naik. Sampai disini keduanya masih seimbang tapi coba kita lihat ilustrasi berikut:
Kurva Perbandingan Pertumbuhan di atas menunjukkan 3 skenario perubuhan modal yang ditanam. Hasil 1 menggunakan modal 10 jt Rupiah kemudian secara konsisten untung di setiap tahunnya sebesar 5%. Hasil 2 dengan modal awal yang sama namun pada tahun pertama mengalami kerugian sebesar 50% kemudian disusul keuntungan secara konsisten sebesar 10%. Hasil 3 dengan modal 10 jt Rupiah pada tahun pertama mengalami kerugian cukup besar yaitu 80% namun disusul dengan pertumbuhan secara konsisten sebesar 20% setiap tahunnya.
Berdasarkan kurva tersebut, terlihat bahwa kerugian sebesar 50% baru akan dapat impas pada tahun ke-9 itu pun dengan memiliki keberuntungan sebesar 10% secara konsisten setiap tahunnya. Lebih sulit lagi untuk Skenario ke-3, saat kita mengalami kerugian sebesar 80% di tahun pertama baru akan inpas setelah 12 tahun (tahun ke-13 lebih). Hal itu juga baru akan terjadi jika kita 'memiliki' keberuntungan sangat banyak dengan pertumbuhan pertahunnya sebesar 20% secara konsisten. Dalam kenyataannya, untuk mendapatkan persentase keuntungan sebesar itu secara konsisten adalah suatu hal yang sangat sulit. Ilustrasi lain bisa kita lihat sebagai berikut.
Tabel di atas menunjukkan % kerugian dengan % peningkatan yang harus dimiliki untuk mengembalikan seperti modal awal ( 10 jt). Baris pertama mengilustrasikan jika kita memiliki 10 jt kemudian mengalami rugi 5% hasilnya kita mengalami kerugian sebesar 500.000 atau uang kita berkurang menjadi 9,5 jt. Untuk kembali menjadi 10 jt maka kita membutuhkan peningkatan sebesar 5% (tepatnya 5,26%). Semakin besar kerugian yang kita alami akan semakin banyak peningkatan yang kita perlukan. Baris terakhir menunjukkan kita butuh peningkatan sebesar 1900% hanya untuk balik modal jika kita mengalami kerugian sebesar 95%. Dibandingakan dengan kerugian 94%, peningkatan yang dibutuhkan sudah mencapai lebih dari 10 kali lipatnya. Intinya, Permainan akan semakin sulit jika kita rugi. Oleh karena itu, Don't lose money.
Salam Investor Muda


Comments
Post a Comment